Banyak orang tertarik membuka usaha barbershop, tetapi masih ragu karena tidak memiliki pengalaman sebagai barber atau tukang cukur rambut. Mereka mungkin memiliki minat di bidang bisnis, tetapi belum menguasai teknik memotong rambut secara profesional.
Lalu, apakah harus bisa memotong rambut sendiri untuk membuka usaha barbershop?
Jawabannya, tidak harus. Anda tetap dapat menjadi pemilik usaha barbershop tanpa bertugas langsung sebagai barber. Namun, Anda perlu memahami cara mengelola bisnis, memilih tenaga kerja yang tepat, dan menjaga kualitas pelayanan.
Berikut beberapa hal yang perlu diketahui sebelum memulai usaha barbershop tanpa pengalaman sebagai barber.
1. Pemilik Barbershop Tidak Harus Menjadi Barber
Dalam menjalankan bisnis barbershop, terdapat perbedaan antara pemilik usaha dan tenaga barber.
Pemilik usaha bertanggung jawab terhadap pengelolaan bisnis, seperti mengatur operasional, mengawasi keuangan, mengelola karyawan, dan menyusun strategi pemasaran.
Sementara itu, barber bertugas memberikan layanan potong rambut dan perawatan kepada pelanggan sesuai kemampuan profesionalnya.
Artinya, Anda dapat berperan sebagai pemilik sekaligus pengelola usaha tanpa harus mengerjakan layanan potong rambut sendiri.
Meskipun demikian, memiliki pengetahuan dasar mengenai dunia barbershop tetap menjadi nilai tambah agar Anda lebih mudah memahami kebutuhan operasional.
2. Rekrut Barber yang Memiliki Kemampuan dan Sikap Profesional
Jika belum memiliki keterampilan memotong rambut, Anda perlu merekrut barber yang kompeten.
Jangan hanya mempertimbangkan kemampuan teknik potong rambut. Perhatikan juga sikap, komunikasi, kedisiplinan, dan kemampuannya memberikan pelayanan kepada pelanggan.
Beberapa hal yang dapat diperhatikan saat memilih barber antara lain:
Memiliki kemampuan teknik potong rambut yang sesuai dengan layanan yang ditawarkan.
Memahami penggunaan dan perawatan alat cukur.
Menjaga kebersihan tempat kerja dan perlengkapan.
Mampu berkomunikasi dengan baik.
Bersikap ramah dan profesional kepada pelanggan.
Bersedia mengikuti standar operasional usaha.
Tenaga barber yang tepat dapat membantu menjaga kualitas layanan dan memberikan pengalaman yang baik bagi pelanggan.
3. Pelajari Dasar-Dasar Operasional Barbershop
Walaupun tidak bertugas sebagai barber, pemilik usaha sebaiknya memahami kegiatan operasional sehari-hari.
Pengetahuan dasar ini membantu Anda mengawasi bisnis dan berkomunikasi dengan karyawan secara lebih efektif.
Beberapa hal yang perlu dipahami meliputi:
Pengelolaan pelanggan: memahami proses pelayanan, antrean, reservasi jika tersedia, dan penanganan keluhan.
Pengelolaan perlengkapan: mengetahui fungsi alat cukur, menjaga kebersihan, dan memastikan perlengkapan siap digunakan.
Pengelolaan karyawan: mengatur jadwal kerja, pembagian tugas, dan kedisiplinan tim.
Pengelolaan keuangan: mencatat pendapatan, pengeluaran, gaji, serta kebutuhan operasional lainnya.
Dengan memahami dasar-dasar tersebut, pemilik dapat mengambil keputusan berdasarkan kondisi usaha, bukan sekadar menyerahkan seluruh pengelolaan kepada karyawan.
4. Pentingnya Pelatihan dalam Bisnis Barbershop
Pelatihan menjadi salah satu bagian penting dalam mempersiapkan tenaga kerja dan memahami standar pelayanan.
Barber perlu memiliki kemampuan teknis yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Selain itu, pemahaman mengenai pelayanan dan kebersihan juga harus diperhatikan.
Bagi calon pemilik usaha yang belum berpengalaman, pelatihan dapat membantu mengenal dunia barbershop lebih dekat.
Dalam kemitraan AyahBarbershop, tersedia bonus pelatihan sesuai paket yang dipilih. Pada paket Silver, bonus pelatihan mencakup teknik potong, pelayanan barbershop, dan manajemen dasar.
Pada paket Gold, terdapat kesempatan belajar langsung di dunia barbershop selama kurang lebih satu bulan serta SOP standar BLBarberschool.
Untuk mengetahui rincian fasilitas pelatihan pada setiap paket, calon mitra dapat berkonsultasi langsung dengan tim AyahBarbershop.
5. Pilih Sistem Usaha yang Membantu Persiapan Anda
Bagi pemula, membangun bisnis barbershop secara mandiri bisa membutuhkan banyak persiapan. Anda perlu menentukan konsep, menyiapkan perlengkapan, menyusun standar pelayanan, dan merencanakan operasional.
Salah satu alternatif yang dapat dipertimbangkan adalah bergabung dengan sistem kemitraan.
Melalui kemitraan, calon pengusaha dapat mempelajari paket yang tersedia dan dukungan yang diberikan sebelum memulai usaha.
AyahBarbershop menawarkan tiga pilihan paket kemitraan:
Silver, investasi mulai Rp29.000.000.
Gold, investasi mulai Rp85.000.000.
Platinum, investasi mulai Rp150.000.000.
Harga investasi tersebut sudah termasuk biaya franchise atau kemitraan. Setiap paket memiliki kelengkapan perlengkapan yang berbeda.
Kemitraan AyahBarbershop juga mencakup pendampingan pembukaan gerai dan operasional setelah gerai dibuka.
6. Pemilik Tetap Perlu Mengawasi Kualitas Usaha
Tidak harus bisa memotong rambut bukan berarti pemilik dapat menyerahkan seluruh urusan bisnis kepada karyawan tanpa pengawasan.
Pemilik tetap perlu memastikan usaha berjalan sesuai rencana.
Beberapa hal yang sebaiknya dievaluasi secara rutin adalah:
Kualitas pelayanan barber.
Kebersihan area kerja dan ruang tunggu.
Kedisiplinan serta jadwal karyawan.
Jumlah pelanggan dan transaksi.
Pemasukan dan pengeluaran.
Efektivitas kegiatan promosi.
Kondisi perlengkapan dan fasilitas outlet.
Pengawasan yang baik membantu pemilik mengetahui masalah lebih awal dan menentukan langkah perbaikan.
7. Apakah Bisnis Barbershop Cocok untuk Pemula?
Bisnis barbershop dapat dipertimbangkan oleh pemula yang tertarik di bidang usaha jasa, termasuk orang yang belum memiliki pengalaman sebagai barber.
Namun, bukan berarti usaha ini dapat dijalankan tanpa persiapan. Anda tetap perlu memiliki perencanaan modal, memahami target pasar, memilih tenaga kerja, dan mengawasi operasional.
Sebelum memulai, pertimbangkan kemampuan finansial, kesiapan mengelola karyawan, serta waktu yang dapat Anda berikan untuk mengawasi usaha.
Jika belum memahami kebutuhan bisnis barbershop, berkonsultasi dengan pihak yang memiliki pengalaman di bidang tersebut dapat membantu Anda mendapatkan gambaran awal.
Mulai Bisnis Barbershop Bersama AyahBarbershop
Tidak memiliki pengalaman memotong rambut bukan alasan untuk langsung mengurungkan niat membuka usaha barbershop. Anda dapat berperan sebagai pemilik dan pengelola, sementara pekerjaan teknis dilakukan oleh barber yang memiliki kemampuan sesuai kebutuhan.
Hal terpenting adalah mempersiapkan bisnis dengan baik, memahami operasional, dan memastikan kualitas pelayanan tetap terjaga.
AyahBarbershop menyediakan pilihan kemitraan Silver, Gold, dan Platinum untuk calon mitra yang ingin memulai bisnis barbershop. Setiap paket memiliki fasilitas berbeda dan mencakup pendampingan pembukaan gerai serta operasional setelah gerai dibuka.
Mulai dari Satu Outlet, Bangun Bisnis Barbershop Anda.
Kalau Anda serius ingin mengetahui bagaimana memulai bisnis barbershop bersama AyahBarbershop, langsung konsultasikan kebutuhan Anda. Tim AyahBarbershop dapat memberikan informasi lebih lanjut mengenai paket dan kebutuhan outlet Anda.
AyahBarbershop
Alamat: Jl. Jomegatan (belakang pos ronda), Desa Nitiprayan RT4, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Yogyakarta.
WhatsApp: 087739076675