Memulai bisnis barbershop bukan hanya tentang menyediakan jasa potong rambut yang berkualitas. Salah satu hal penting yang perlu dipertimbangkan sejak awal adalah pemilihan lokasi usaha. Lokasi yang tepat dapat membantu bisnis lebih mudah ditemukan oleh calon pelanggan dan mendukung kegiatan operasional sehari-hari.
Bagi Anda yang berencana membuka usaha barbershop, memilih lokasi sebaiknya dilakukan dengan mempertimbangkan target pelanggan, tingkat persaingan, aksesibilitas, serta anggaran yang tersedia.
Jika Anda ingin memulai bisnis melalui kemitraan, AyahBarbershop menyediakan pilihan paket kemitraan dengan investasi mulai Rp29 juta. Sebelum menentukan pilihan, mari pahami beberapa hal penting dalam memilih lokasi barbershop.
1. Kenali Target Pelanggan
Langkah pertama adalah menentukan siapa calon pelanggan yang ingin Anda jangkau. Apakah Anda menyasar pelajar, mahasiswa, pekerja kantoran, keluarga, atau masyarakat umum?
Memahami target pelanggan akan membantu Anda memilih lingkungan usaha yang sesuai. Sebagai contoh, area dekat permukiman, kawasan pendidikan, atau lingkungan perkantoran dapat dipertimbangkan sesuai dengan karakteristik calon pelanggan dan kebutuhan pasar di sekitarnya.
Jangan hanya memilih lokasi karena terlihat ramai. Perhatikan juga apakah orang-orang yang beraktivitas di kawasan tersebut berpotensi menjadi pelanggan barbershop Anda.
2. Perhatikan Akses dan Visibilitas Lokasi
Lokasi barbershop idealnya mudah ditemukan dan dijangkau pelanggan. Pertimbangkan beberapa hal berikut:
Apakah lokasi berada di jalan yang mudah diakses?
Apakah papan nama usaha dapat terlihat dengan jelas?
Apakah pelanggan dapat berhenti atau memarkir kendaraan dengan aman?
Apakah lokasi mudah ditemukan melalui petunjuk arah digital?
Akses yang baik dan tampilan tempat usaha yang jelas dapat membantu calon pelanggan mengenali keberadaan barbershop Anda.
3. Amati Persaingan di Sekitar Lokasi
Sebelum menyewa atau membeli tempat usaha, luangkan waktu untuk mengamati barbershop lain di sekitar lokasi yang dipertimbangkan.
Perhatikan jumlah pesaing, kisaran harga layanan, jenis layanan yang ditawarkan, kondisi tempat, dan karakteristik pelanggan. Informasi tersebut dapat membantu Anda memahami pasar serta menentukan pendekatan usaha yang sesuai.
Adanya pesaing tidak selalu berarti lokasi tersebut harus dihindari. Namun, Anda perlu memiliki pertimbangan yang jelas mengenai cara menawarkan layanan dan pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan calon pelanggan.
4. Hitung Biaya Sewa dan Pengeluaran Lokasi
Lokasi yang strategis tetap perlu disesuaikan dengan kemampuan anggaran. Jangan hanya mempertimbangkan potensi keramaian, tetapi hitung juga biaya yang harus ditanggung secara rutin.
Beberapa biaya yang perlu diperiksa antara lain:
Sewa tempat atau biaya penggunaan bangunan.
Renovasi dan penyesuaian ruangan.
Instalasi listrik, air, dan kebutuhan lainnya.
Biaya kebersihan dan pemeliharaan.
Biaya operasional lain yang berkaitan dengan tempat usaha.
Pastikan biaya lokasi tidak menghabiskan terlalu banyak modal yang seharusnya dialokasikan untuk kebutuhan operasional. Sebaiknya, buat perhitungan anggaran sebelum mengambil keputusan.
5. Pastikan Ruangan Mendukung Operasional Barbershop
Barbershop membutuhkan ruangan yang dapat digunakan secara nyaman untuk aktivitas potong rambut dan pelayanan pelanggan. Karena itu, perhatikan luas ruangan, ventilasi, pencahayaan, akses air, serta penempatan kursi barber dan area tunggu.
Pertimbangkan juga ruang untuk menyimpan perlengkapan, area kasir, dan kebutuhan kebersihan. Sesuaikan kebutuhan ruangan dengan konsep usaha dan jumlah kursi barber yang direncanakan.
Sebelum menyepakati lokasi, ukur ruangan secara langsung dan buat gambaran tata letak agar Anda dapat menilai apakah tempat tersebut sesuai dengan kebutuhan usaha.
6. Lakukan Survei pada Waktu yang Berbeda
Keramaian suatu kawasan dapat berubah berdasarkan waktu dan hari. Karena itu, jangan hanya mengunjungi lokasi satu kali.
Cobalah melakukan survei pada hari kerja dan akhir pekan, serta pada beberapa waktu berbeda. Amati arus orang dan kendaraan, aktivitas bisnis di sekitar, kemudahan akses, serta kondisi lingkungan.
Survei sederhana ini dapat membantu Anda memperoleh gambaran yang lebih menyeluruh sebelum memutuskan lokasi usaha.
7. Sesuaikan Lokasi dengan Paket Kemitraan
Selain menentukan lokasi, calon pengusaha juga perlu mempertimbangkan konsep outlet, kebutuhan peralatan, dan modal yang tersedia. Jika Anda tertarik membuka barbershop bersama AyahBarbershop, tersedia tiga pilihan paket kemitraan yang dapat dipelajari.
Paket Silver — mulai Rp29.000.000
Paket Silver mencakup perlengkapan dasar seperti dua kursi hidrolik, satu kursi anak, kursi ruang tunggu, clipper, gunting, handuk, cape potong, dan perlengkapan pendukung lainnya. Paket ini juga mencakup pelatihan teknik potong, pelayanan barbershop, serta manajemen dasar.
Paket Gold — mulai Rp85.000.000
Paket Gold mencakup perlengkapan seperti dua kursi barber besar, kursi anak, kursi tunggu, tiga cermin besar, kursi keramas, meja dan kursi kasir, seragam, perlengkapan potong, serta perlengkapan styling dan treatment. Tersedia pula pelatihan langsung di dunia barbershop selama kurang lebih satu bulan dan SOP standar BLBarberschool.
Paket Platinum — mulai Rp150.000.000
Paket Platinum mencakup empat kursi barber besar tipe reclining, kursi tunggu, empat cermin besar, kursi keramas, seragam karyawan, clipper dan trimer, gunting, razor, hair dryer, handuk, cape potong, serta perlengkapan styling dan treatment. Paket ini juga mencakup AC, TV 32 inci, neon box, dan papan nama.
Harga investasi yang disebutkan di atas sudah termasuk biaya kemitraan. Namun, pastikan Anda mengonfirmasi kepada tim AyahBarbershop mengenai kebutuhan outlet, kesesuaian paket dengan lokasi pilihan, serta biaya lain yang mungkin belum termasuk, seperti sewa tempat atau renovasi.
Seluruh paket juga mencakup pendampingan pembukaan gerai dan operasional setelah gerai dibuka.
8. Buat Perencanaan Sebelum Membuka Outlet
Setelah menemukan lokasi yang sesuai, susun rencana pembukaan outlet secara bertahap. Catat kebutuhan tempat, perkiraan biaya, perlengkapan, kebutuhan karyawan, dan anggaran operasional.
Jangan terburu-buru mengambil keputusan hanya karena sebuah lokasi terlihat ramai atau sebuah tempat tersedia untuk disewa. Bandingkan beberapa pilihan dan pastikan keputusan didasarkan pada kebutuhan usaha serta kemampuan anggaran Anda.
Perencanaan yang matang membantu Anda memahami kebutuhan bisnis sejak awal, meskipun hasil usaha nantinya tetap dipengaruhi berbagai faktor seperti permintaan pasar, kualitas layanan, pengelolaan, dan persaingan.
Kesimpulan
Memilih lokasi barbershop yang strategis membutuhkan pertimbangan mengenai target pelanggan, akses, persaingan, biaya, kondisi ruangan, dan kebutuhan operasional. Lokasi yang sesuai dengan konsep dan anggaran usaha dapat menjadi salah satu dasar penting dalam merencanakan bisnis barbershop.
Jika Anda ingin memulai usaha melalui kemitraan, pelajari pilihan paket yang tersedia dan konsultasikan kebutuhan outlet sebelum menentukan langkah berikutnya.
Konsultasikan Rencana Bisnis Barbershop Anda Bersama AyahBarbershop
Kalau Anda serius ingin mengetahui bagaimana memulai bisnis barbershop bersama AyahBarbershop, langsung konsultasikan kebutuhan Anda.
Tim AyahBarbershop dapat memberikan informasi lebih lanjut mengenai paket kemitraan dan kebutuhan outlet Anda. Diskusikan rencana Anda agar dapat mempertimbangkan pilihan paket yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran.
💈 AyahBarbershop
📍 Alamat: Jl. Jomegatan (belakang pos ronda), Desa Nitiprayan RT4, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Yogyakarta
📞 WhatsApp: 087739076675
Mulai dari Satu Outlet, Bangun Bisnis Barbershop Anda.
Hubungi tim AyahBarbershop untuk berkonsultasi mengenai pilihan paket kemitraan dan mendapatkan informasi lebih lanjut tentang langkah awal membuka outlet barbershop Anda.